Maksud saya baik, tapi kenapa yang ditangkap orang malah beda?
Self-Awareness & Effective Communication
Mengenali diri, memahami orang lain, dan membangun komunikasi yang empatik dan profesional di tempat kerja.
Kolaborasi yang baik tidak cukup dibangun dengan kompetensi teknis.
Kualitas kolaborasi juga ditentukan oleh kemampuan setiap individu untuk memahami diri sendiri, mengenali kebutuhan orang lain, dan berkomunikasi secara efektif.
Program ini membantu peserta membangun kesadaran diri, memahami perbedaan karakter dan gaya komunikasi, serta mengembangkan interaksi yang empatik dan profesional dalam berbagai situasi kerja.
Pesan sampai, makna tidakIde yang bagus tidak tersampaikan dengan jelas dan percaya diri.
Beda karakter, beda caraGesekan muncul karena gaya komunikasi yang tidak saling dipahami.
Bereaksi sebelum memahamiRespons yang kurang empatik membuat interaksi kerja jadi kaku.
Kalimat seperti ini sering terdengar di tim Anda?
Situasi sehari-hari yang menjadi bahan latihan di kelas. Setiap situasi dijawab oleh tahapan tertentu dalam program.
Rekan satu tim ini susah sekali diajak sepakat.
Saya tahu jawabannya, tapi ragu menyampaikannya di rapat.
Feedback saya selalu dianggap kritik pribadi.
Cara bicara ke atasan dan ke tim seharusnya beda, tapi bagaimana?
Selesai training semangat, seminggu kemudian kembali seperti biasa.
Kalimat di atas adalah ilustrasi situasi kerja yang umum, bukan kutipan dari peserta tertentu.
Setelah program, peserta mampu:
Recognize Yourself
Mengenali kekuatan, potensi, dan gaya komunikasi diri.
Understand Others
Memahami perbedaan karakter, perspektif, dan kebutuhan orang lain.
Communicate with Confidence
Menyampaikan ide dan pesan dengan jelas serta percaya diri.
Adapt Your Approach
Menyesuaikan pendekatan komunikasi dengan situasi dan lawan bicara.
Build Empathetic Connections
Membangun interaksi yang empatik, positif, dan profesional.
Satu alur pembelajaran yang terintegrasi.
Dimulai dari dalam diri, bergerak ke pemahaman terhadap orang lain, lalu diterapkan langsung pada situasi kerja.
Kenali Diri
Mengenali kekuatan, potensi, dan gaya komunikasi pribadi.
Pahami Orang Lain
Memahami perbedaan karakter, perspektif, dan kebutuhan komunikasi.
Bangun Komunikasi Efektif
Menyampaikan ide dengan jelas, percaya diri, dan empati.
Terapkan & Praktikkan
Menggunakan keterampilan komunikasi dalam berbagai situasi kerja.
Peserta memulai dengan mengenali pola komunikasinya sendiri.
Sebelum belajar teknik, peserta merefleksikan kebiasaan, kekuatan, dan area pengembangan komunikasinya melalui pertanyaan berbasis situasi kerja nyata.
Variatif & practical learning.
Pendekatan yang beragam dan terstruktur, agar peserta tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu mempraktikkannya dalam situasi nyata.
Learn It. Experience It.
Practice It. Apply It.
Interactive Learning
Mempelajari konsep melalui diskusi, tanya jawab, dan contoh yang relevan.
Self-Reflection & Guided Discovery
Mengeksplorasi kebiasaan dan area pengembangan melalui aktivitas terarah.
Case-Based Learning
Menganalisis situasi kerja untuk menemukan pilihan solusi yang tepat.
Role-Play & Simulation
Melatih keterampilan komunikasi melalui simulasi situasi profesional.
Feedback & Action Planning
Menerima umpan balik dan menyusun langkah penerapan setelah pelatihan.
Coaching Cards sebagai metode pembelajaran.
Coaching cards digunakan sebagai executive tools untuk membantu peserta menggali kesadaran diri, mengenali pola komunikasi, dan merefleksikan respons dalam situasi kerja.
Yang dibawa pulang setiap peserta.
Bukan sekadar materi. Pada akhir program, peserta menghasilkan:
Refleksi Komunikasi Pribadi
Mengenali kebiasaan, kekuatan, dan area pengembangan komunikasi diri.
Strategi Memahami Orang Lain
Mengidentifikasi perbedaan karakter, perspektif, dan kebutuhan komunikasi.
Praktik Komunikasi Efektif
Mempraktikkan komunikasi yang jelas, empatik, dan profesional melalui simulasi.
Rencana Aksi Individu
Langkah nyata untuk menerapkan dan mengembangkan keterampilan komunikasi di tempat kerja.
Dampaknya terasa di level tim.
Program ini diharapkan memberikan manfaat bagi organisasi melalui:
Kesadaran tim terhadap kekuatan diri dan pola komunikasi meningkat.
Kemampuan mendengarkan dan memahami kebutuhan pemangku kepentingan berkembang.
Pendekatan komunikasi menjadi lebih adaptif terhadap karakter dan situasi.
Interaksi kerja berlangsung lebih jelas, empatik, dan profesional.
Kolaborasi tim semakin kuat dan mendukung pencapaian tujuan bersama.
Novie Setiabakti
Personal Development Coach|Trainer|Facilitator
Novie Setiabakti adalah profesional trainer dan fasilitator dengan pengalaman lebih dari satu dekade di bidang komunikasi strategis, leadership, serta pengembangan kapasitas personal dan profesional. Ia telah melatih ribuan peserta dari korporasi, BUMN, institusi pendidikan, hingga organisasi profesional.
Novie dikenal dengan pendekatan pelatihan yang aplikatif dan humanis. Ia membimbing peserta untuk tampil percaya diri, natural, dan terstruktur, dengan penekanan pada teknik delivery, penguasaan audiens, serta komunikasi persuasif yang membangun kredibilitas.
Pertanyaan yang sering diajukan.
Belum menemukan jawabannya? Tanyakan langsung ke tim kami.
Program ini cocok untuk siapa?
Untuk tim lintas fungsi dan level yang ingin berkolaborasi lebih baik: staf, supervisor, hingga team leader. Cocok juga sebagai program pengembangan soft skill bagi karyawan baru maupun tim yang sedang membangun budaya kerja yang lebih terbuka.
Apa bedanya dengan pelatihan komunikasi pada umumnya?
Program dimulai dari kesadaran diri melalui Communication Self-Assessment, lalu diperdalam dengan Coaching Cards, studi kasus, dan role-play. Peserta tidak hanya mendengar teori, tetapi berlatih langsung dan pulang dengan Rencana Aksi Individu.
Kapan Self-Assessment dikerjakan?
Di awal program. Peserta menjawab 18 pertanyaan situasional selama sekitar 5–7 menit, dan hasil refleksinya menjadi bahan diskusi sepanjang kelas.
Apakah materi bisa disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan?
Bisa. Durasi, jumlah peserta, dan studi kasus dapat disesuaikan dengan konteks organisasi Anda. Hubungi kami untuk mendiskusikan kebutuhan tim.
Bagaimana cara mendapatkan proposal lengkap?
Klik tombol Minta Penawaran untuk menghubungi kami via WhatsApp, atau kirim email ke admin@akvtraining.com. Proposal dan penawaran akan kami kirimkan sesuai kebutuhan tim Anda.
Bangun tim yang saling memahami, dimulai dari diri sendiri.
Diskusikan kebutuhan tim Anda dan dapatkan penawaran program Self-Awareness & Effective Communication.